Welcome to MillahIbrahim.net

Home | Kajian Lepas | Kajian Serial | Manhaj Risalah | Buku Tamu | Webmail | Lanibin
 
::: Kajian Lepas
· Muqaddimah
· Pastikan Anda Masuk Syurga
· Ayat-Ayat Mutasyabihat
· Al Qur'an, Antara Rahmat dan Laknat
· Al Qur'an dan Perselisihan Umat
· Download Materi

::: Kajian Serial
· Mencari Pesanan Allah
· Dholuuman Jahuulan
· Tiga Golongan Manusia
· Yang Harus Terbawa Pulang
· Mencari Akses Hidayah
· Iman dan Pertumbuhannya
· Melacak Syetan
· Memblokir Syetan
· Menutup Jalur-Jalur Syetan
· Mencari Hakikat Iman
· Hakikat Al-Qur'an dalam Sistem Hidayah
· Menyingkap Alam Gaib

::: Manhaj Risalah
· Muqaddimah
· Potensi dan Kelemahan Manusia
· Ketika Datang Petunjuk Allah, dan Diikuti
· Esensi Amanah
· Distorsi dan Kerancuan
· Telusur Jalan yang Lurus
· Millah Ibrahim
· "Syajaroh Thoyyibah" berbuah "Sab'ah Thoyyibah"
· Antara Dienul Islam dan Peradaban Islam
· Kesatuan Asasi dan Keanekaragaman Budaya
· Asas-Asas Pembangunan Peradaban Islam
· Khotimah
· Download Materi

::: General Features
· Buku Tamu
· Feedback to Webmaster
· Beritahu Situs ini ke Teman
· Statistik MillahIbrahim.net

::: Member Features
· List Member/Anggota
· Daftar Member Baru
· Kirim Tulisan/Berita
· Webmail MillahIbrahim.net

::: Pengunjung Online

Saat ini terdapat 7 orang pengunjung yang sedang online.


 
::: KAJIAN LEPAS :::
- AYAT-AYAT MUTASYABIHAT -

  Al Quran diturunkan oleh Allah dalam bahasa Arab yang jelas. Maka tak perlu macam- macam dalam penerjemahannya. Allah tak pernah salah memilih kata, sehingga tak ada siapapun yang berhak mengubah atau memalingkan Al Quran dalam penerjemahan, atau menukarnya dengan kata yang maknanya lain. Yang diperlukan hanyalah menolong orang-orang yang tidak mengerti Bahasa Arab, dengan jalan menerjemahkan ke dalam bahasa mereka, dan mengingatkan mereka yang masih lengah atau kurang awas terhadap ayat-ayat Allah yang sebenarnya sudah sangat jelas. Dengan demikian jika Al Quran sudah dibacakan namun sulit masuk ke dalam hati, maka hatinyalah yang bermasalah, bukan Al Qurannya.  

Sub Judul :
· Seputar Bahasa Al Qur'an
· Al Qur'an, Bahasa "Wahyu" ?
· Tentang Ayat-ayat "Mutasyabihat" dan Ayat-ayat "Muhkamat"
· Penerjemahan Al Qur'an


SEPUTAR BAHASA AL QUR'AN

Ada anggapan bahwa Al quran itu bukan Bahasa Arab biasa, maka dalam penerjemahan dan pemahamannya tidak bisa menggunakan kaidah Bahasa Arab yang biasa.

Anggapan seperti ini pernah penulis dengar dari beberapa orang yang ternyata dari satu “aliran” atau kelompok tertentu, yang dalam penerjemahan Al Quran saja sudah banyak yang aneh-aneh dan membingungkan, belum lagi penafsirannya.

Sehubungan dengan pandangan seperti itu, mari kita cermati beberapa ayat Al Quran berikut ini :

"Dan tidaklah kami mengutus seorang Rosulpun melainkan dengan bahasa kaumnya, agar ia memberi penjelasan kepada mereka". (Ibrahim : 4)

"Dan demikianlah kami wahyukan kepadamu Al Quran dalam Bahasa Arab, agar kamu dapat memberi peringatan kepada warga kota ini (Mekah) dan orang-orang di sekitarnya". (Asy Syuro : 7)

"Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar terbitan Tuhan Semesta Alam. Diturunkan oleh Arruh Al Amin, ke dalam hatimu, agar kamu menjadi salah seorang pemberi peringatan, dengan Bahasa Arab yang jelas". (Asy Syu’aro: 192 - 195)

Dari ketiga ayat-ayat diatas, kita bisa mendapat keterangan tentang “Bahasa Arab jenis apakah Al Quran itu ?”

1. Al Quran adalah “bahasa kaumnya” (masyakat Arab) karena Allah tak pernah mengutus seorang rosul pun melainkan dengan bahasa Kaumnya, bukan bahasa yang asing bagi mereka.

2. Dipilihnya Bahasa Arab untuk Al Quran, dengan maksud agar Rosul (Muhammad) dapat mengingatkan orang-orang Mekkah dan sekitarnya. Dengan demikian, bahasa Al Quran itu adalah “bahasanya orang Mekkah”

3. Al Quran dalam bahasa Arab yang jelas. Maka tak perlu macam-macam dalam penerjemahannya. Allah tak pernah salah memilih kata-kata, sehingga tak ada siapapun yang berhak mengubah atau memalingkan penerjemahan Al Quran dari bahasa Arab, atau menukarnya dengan kata yang maknanya lain.

Adapun amat berbedanya bahasa Al Quran dengan bahasa percakapan Bangsa Arab, itu karena ketinggian nilai susastra dan keindahan bahasa Al Quran, bukan karena perbedaan “jenis bahasanya”.

Yang diperlukan hanyalah, menolong orang-orang yang tidak mengerti Bahasa Arab, dengan jalan menerjemahkan ke dalam bahasa mereka, dan mengingatkan mereka yang masih lengah atau kurang awas terhadap ayat-ayat Allah yang sebenarnya sudah sangat jelas.

"Maka ingatkatkanlah (sadarkanlah), sesungguhnya kamu hanyalah yang mengingatkan". (Al Ghosyiyah : 21)

Ibarat menolong orang yang penglihatannya rabun agar bisa membaca tulisan, bukan dengan jalan membuat tulisan itu menjadi lebih jelas, karena persoalannya bukan di situ, melainkan dengan memberinya kacamata dengan lensa min atau plus, karena matanya itulah yang bermasalah, dan bukan tulisannya.

Dengan demikian jika Al Quran sudah dibacakan namun sulit masuk ke dalam hati (hatilah yang menjadi sasaran Al Quran, bukan otak), maka hatinyalah yang bermasalah, bukan Al Qurannya.

"Di hati mereka ada penyakit …". (Al Baqoroh: 10)



| Sebelumnya | 1 | 2 | 3 | 4 | Selanjutnya |
  

Penanggung Jawab : Amirul 'Am Abdul Halim Muhajir
Editor & Content Management : Fauzy Sya'banie - Technical Support : Husein

Dedicated to : Muslimin Fillah Rahimahumullah
Copyright © 2004 Ummuddar Kuningan, Jawa Barat